Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

The New Prabowo Dinilai Seperti Sinetron Oleh Nasdem

Gambar
  The New Prabowo Dinilai Seperti Sinetron Oleh Nasdem Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago merasa kasihan dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang diminta lebih terbuka dan ramah. Menurutnya, Prabowo sedang dipaksa merekayasa kepribadian sendiri. "Karena sama-sama kita tahu sifat dan karakter sangat sulit untuk diubah apa lagi dalam waktu singkat. Saya kok menjadi kasihan dengan Pak Prabowo, dipaksa tidak menjadi diri sendiri hanya untuk menarik pemilih milenial," kata Irma. Irma pun tidak bisa membayangkan jika Prabowo benar-benar mengubah penampilan yang disebut-sebut untuk menggaet pemilih milenial. Sebab, jika dilihat dari usai, Prabowo sudah menginjak umum 60 tahun. "Apa, ya, terus beliau diberi pakaian jaket kulit dan celana robek-robek? Lucu kali, ya, kakek-kakek umur di atas 60 (tahun) dipaksa bergaya milenial, ha-ha," sindir Irma. sekarang lebih luwes. Menurut Irma, pernyataan itu merupakan sebuah pengakuan kalau sikap ...

Jokowi Belum Terima Surat Permintaan Bertemu dari Prabowo

Gambar
Jokowi Belum Terima Surat Permintaan Bertemu dari Prabowo Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan berkomentar terkait rencana pertemuan dirinya dengan bakal capres sekaligus Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Pasalnya, Jokowi belum menerima surat permohonan pertemuan dari Prabowo. "Suratnya tadi saya tanyakan ke Mensesneg belum diterima. Jadi belum tahu, belum bisa menjawab," kata Jokowi usai menyerahkan sapi sebagai hewan kurban ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat. Sebelumnya, Prabowo mengaku akan bertemu dengan Jokowi. Rencananya pertemuan digelar usai HUT ke-73 RI. Prabowo menjelaskan alasan ingin menemui Jokowi untuk membangun demokrasi yang baik meski menjadi rival di Pilpres. "Jadi demikian saya juga pada saatnya kita juga akan minta waktu ke Pak Jokowi kita tetap ingin melaksanakan demokrasi yang dewasa yang baik yang santun, supaya demokrasi kita kelihatan sangat matang dewasa...